maandag 22 april 2013

Kentang Goreng Terlezat Belanda Bikinan Orang Indonesia

Indonesia boleh berbangga, sebab salah seorang putra keturunan Negeri Khatulistiwa yang berdomisili di Belanda menyandang gelar sebagai pembuat Kentang Goreng atau France Fries atau dalam bahasa Belanda, Patat.


Jack Sackman
"Kita bisa ketemuan kalau saya sudah tidak sibuk lagi. Ibu saya berasal dari Sulawesi. Dan pernah punya losmen di Bandung, " demikian tulis Jack kepada Serbalanda.  Kafetarianya Jack Snack, terpilih sebagai kafetaria yang membuat kentang goreng paling enak se Belanda. Demikian menurut dewan jury dari harian ternama Belanda, het AD. Untuk tahun 2013 ini Jack 'Sackman' van Denderen boleh menamakan diri sebagai pembuat Kentang paling enak.


Kafetarianya JACK SNACK terletak di pusat pertokoan "Winkelcentrum Mariahoeve" yang beralamat di Het Kleine Loo 456 Den Haag. Kompleks pertokoan ini bisa dijangkau dengan Tram 6 turun di halte Vlamenburg. Kios panganan ini selain menyediakan Kentang Belgia, juga memiliki daftar snacks lainnya yang bisa dibungkus maupun di makan di tempat. 

Jack terkejut gembira ketika mendengar penobatannya dalam test yang dilakukan tim harian AD di seluruh Belanda sekitar 129 kedai. Sebab dia tidak tahu bahwa tim uji AD pernah memesan kentang di kedainya. Sebagai pengusaha di Belanda yang merasakan imbas krisis ekonomi, maka gelar ini bisa sangat membantu, demikian tulis harian AD.  'Ini sangat berarti bagi saya' kata Jack dikutip AD.

Anggota tim jury Anniek menyebutkan: 'Tanpa diragukan lagi, ini kentang goreng paling enak yang pernah saya nikmati!'

Jack (43 tahun), memiliki putra bernama Dex tidak habisnya bersyukur dengan gelar ini.  Lebih lagi pria keturunan Indonesia-Portugal itu bukan saja sibuk sebagai pemilik kedai makanan, tetapi sejak kecil juga sudah gemar olah raga kickboxing. Di samping jualan, pria keturunan Makasar itu juga trainer thaiboxing di Gym "Hit & Health" di Den Haag.



Jadi kalau kawan sedang di Den Haag dan perut mulai keroncongan, tidak perlu pikir panjang. Mampir lah ke Jack Snack. Selain Kentangnya 'Kriyuk-kriyuk' menantang untuk disantap, kafetarianya juga aman karena pemiliknya Jawara Thaiboxing! 

zaterdag 13 april 2013

TKI di Maroko Dianiaya dan Diperkosa

Pekerja wanita asal Indonesia menjadi korban pelecehan seksual, bukan saja di negeri-negeri Arab tapi juga di Maroko. Berita di situs kumunitas Maroko di Belanda ini menyandarkan laporan dari KBRI di Rabat ke Organisasi HAM Maroko.


DPR mana DPR?
Serbalanda sangat sedih membaca berita ini. Bukan saja karena saudari-saudari sebangsa menjadi pemuas seks para manusia bermoral bejat di luar negeri. Tetapi alasan lain karena di saat yang sama banyak berita para anggota DPR berangkat luar negeri melakukan kunjungan dinas untuk urusan yang tidak se mendesak dari kasus TKI di negeri-negeri Arab dan Maroko.

Tulisan di situs komunitas Maroko di Belanda itu menyebutkan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Maroko sering menerima pengaduan dari WNI yang menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual oleh majikan


Budak Seks
Disebutkan pula bahwa pekerja rumah tangga asal Indonesia di Maroko jumlahnya mencapai 200 orang. Mereka tersebar di kota-kota besar Marrakech, Rabat dan Casablanca. Seorang TKI bernama Anita (26 tahun) meminta perlindungan di KBRI karena sudah tidak kuat setelah sekitar setahun mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual. Bekerja di sebuah villa keluarga berada Maroko, tapi gajinya belum diterima utuh. 

Di Maroko masalah kondisi buruk pekerja rumah tangga bukan hal baru, demikian tulisan itu. Selama ini ribuan pekerja Maroko sendiri juga menghadapi masalah serupa. Tampaknya sudah menjadi masalah sosial di Maroko dan juga harus diakui di Indonesia sendiri. 

Jelang Pemilu Ayo!
Malasah kondisi buruk pekerja rumah tangga ini mencuat kembali, setelah terjadi berbagai kasus pembunuhan atau bunuh diri. Serbalanda sangat mengimbau, kepada para anggota DPR yang melawat ke luar negeri, mohon juga memperhatikan permasalahan ini! Tanggulangilah masalah yang benar-benar masalah. Kalau mau dapat skor bagus jelang pemilu 2014, sekarang momentumnya!

Ekonomi Maju
Padahal kita negara dengan pertumbuhan ekonomi yang fantastis, kok masih saja warganya mencari penghidupan di luar? Kalau menurut kawan, apa solusi dari masalah tenaga kerja wanita Indonesia di luar negeri ini?

zaterdag 6 april 2013

Tisu Toilet Untuk Mulut

Tadi pagi tetangga sebelah yang orang Suriname keturunan India datang ke rumah. Dia membawa sebungkus plastik transparan. Di dalamnya buah-buahan kuning dan merah, cabe yang sangat pedas. 


"Buurman,"  sapanya ketika aku membukakan pintu depan. Buurman, adalah bahasa Belanda yang artinya "tetangga pria." "Saya baru pulang liburan dari Suriname, dan ini oleh-olehnya." ungkapnya sambil tangannya memberikan bungkusun itu.

Nilai harganya tidak seberapa, mungkin tidak sampai 50 sen euro, tapi buah pedas itu merupakan bentuk ikatan kita dalam bertetangga. Sebab kalau kami pulang dari liburan, juga tidak lupa membawa buah tangan.



Bebeberapa bulan lalu sekembali dari Indonesia, saya membawa oleh-oleh untuk tetangga Suriname dan tetangga sebelah kanan rumah kami. Di Indonesia kotak ini menghiasi meja di restoran dan tempat makan. Sangat praktis untuk mengusap mulut yang gelepotan minyak sisa mie ayam atau bihun yang ngangkut di pipi.



Tetangga ini tampaknya senang menerima bungkus tisu, isi ulang dengan tisu toilet. Semoga dia tidak mempermasalahkan alih fungsi, dari tisu pengelap di WC dipakai untuk ngelap bibir. Tampaknya tidak masalah, sebab dia begitu antusias ketika menerima oleh-oleh itu. Mungkin cabe pilie-pilie atau Madame Jeannette ini balasannya. Atau ada baiknya aku tanya saja ke dia, dimana kotak yang aku oleh-olehkan padanya beberapa bulan lalu. Di toilet atau di meja makan?

maandag 18 maart 2013

Bukan Pamer, Tapi Melestarikan Budaya Nusantara

Serbalanda sudah sering mendapat julukan sebagai orang yang sering menampilkan gambar dan cerita tentang makanan di wall Facebook dan juga di Twitter. Berbagai makanan Indonesia yang menggugah selera makan dan memancing air liur. Bukan untuk pamer!


Serbalanda tidak bisa memungkiri sebagai penyuka makanan selera Nusantara. Dari Sambel Goreng Tempe, Rendang sampai dengan Oseng-oseng Ulat Pohon Jati. Semuanya ditampilkan sebagai bentuk kebanggaan orang Indonesia yang mencintai masakan tradisional. 

Terkesan pamer dan riya, tapi sebenarnya tidak ada yang dipamerkan kecuali ingin menampilkan budaya leluhur yang perlu dipelihara oleh generasi muda. Bagi Serbalanda menampilkan gambar makanan lezat tak ubahnya seperti menampikan foto dan gambar segelas kopi pahit atau sepiring Telur Ceplok. Semua orang bisa melakukannya dan harganya tidak mahal. 

Bagi kawan-kawan yang meneteskan air liur, Serbalanda hanya bisa mengatakan silakan membuatnya sendiri. Tidak sulit untuk memelihara budaya Nusantara, kecuali kita memang tidak berniat.